By visiting KLM.com you accept the use of cookies. Read more about cookies.

Pasal 1 - 5

Pasal 1 sampai 5 persyaratan umum pengangkutan untuk penumpang dan bagasi.

PASAL I: DEFINISI

Dalam persyaratan ini dan kecuali disampaikan berbeda dalam dokumen ini, istilah-istilah berikut ini digunakan dengan pengertian yang dijelaskan di bawah ini:

Agen Resmi artinya seseorang atau badan hukum yang diberi kewenangan oleh Pengangkut untuk mewakili Pengangkut dalam penjualan tiket Pengangkutan Udara untuk layanannya atau layanan Pengangkut lain jika agen tersebut diberi kewenangan sedemikian rupa.

Ahli Waris
artinya Penumpang atau siapa pun yang dapat mengklaim kompensasi untuk atau atas nama Penumpang tersebut, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Bagasi
artinya Bagasi Check In maupun Bagasi yang Tidak Di-Check In, kecuali jika ditentukan lain.

Bagasi Check In
artinya Bagasi yang berada dalam pengawasan Pengangkut dan yang Formulir Identifikasinya telah dikeluarkan.

Bagasi Kabin (lihat Bagasi yang Tidak Di-Check In)


Agen Resmi
artinya seseorang atau badan hukum yang diberi kewenangan oleh Pengangkut untuk mewakili Pengangkut dalam penjualan tiket Pengangkutan Udara untuk layanannya atau layanan Pengangkut lain jika agen tersebut diberi kewenangan sedemikian rupa.

Bagasi yang Tidak Di-Check In atau "Bagasi Kabin"
artinya semua Bagasi selain Bagasi Check In. Bagasi yang Tidak Di-Check In ini tetap berada dalam pengawasan Penumpang. 

Batas Waktu Check In (Check-In Deadlines atau CID)
artinya batas waktu yang mana sebelum waktu ini para Penumpang harus telah melakukan formalitas check in mereka dan telah menerima kartu izin naik pesawat mereka, dan jika berlaku, Bagasi harus sudah dikeluarkan di bagian check in sesuai dengan Pasal 10.2.

Biaya Administrasi
artinya biaya yang dibebankan, jika sesuai, kepada Penumpang oleh Pengangkut dan/atau Agen Resminya, seperti namun tidak terbatas pada modifikasi (“Biaya Modifikasi”), penerbitan ulang (”Biaya Penerbitan Ulang”), atau pengembalian uang (“Biaya Pengembalian Uang”) atas Tiket. Sebelum penyelesaian reservasinya, penumpang harus diberi tahu oleh Pengangkut mengenai jumlah Biaya Administrasi yang berlaku.

Biaya Penerbitan (atau Biaya Pengurusan Tiket)
artinya biaya yang dibebankan kepada Penumpang (jika sesuai) oleh Pengangkut atau Agen Resminya, berkaitan dengan penerbitan suatu Tiket. Jumlah biaya tersebut ditentukan oleh penerbit Tiket (Pengangkut dari Agen Resmi, sebagaimana mestinya). Biaya Penerbitan yang dibebankan oleh KLM, jika ada, tersedia dari Pengangkut dan di situs KLM.

Code Share (lihat Penerbangan Code Share)


Formulir Identifikasi
artinya label yang dikeluarkan oleh Pengangkut untuk tujuan identifikasi Bagasi Check In, yang mencakup bagian yang dilekatkan ke Bagasi (“Label Bagasi”) dan bagian yang diterbitkan kepada Penumpang sebagai identifikasi Bagasi dimaksud (“Tanda Bagasi”). (a) Gabungan semua Konvensi dan Protokol yang disebutkan di atas.

Hak Penarikan Khusus (Special Drawing Right atau SDR)
artinya unit rekening International Monetary Fund (IMF), nilai tertentu yang secara berkala ditetapkan oleh IMF berdasarkan harga terdaftar dari beberapa mata uang rujukan.

Hari
artinya hari kalender yang mencakup tujuh hari dalam seminggu, yang dipahami bahwa dalam hal pemberitahuan yang disampaikan, hari pada saat pemberitahuan disampaikan tidak termasuk dan bahwa, untuk menentukan validitas Tiket, hari dikeluarkannya tiket atau tanggal keberangkatan penerbangan tidak dihitung.

Hewan Peliharaan
artinya hewan peliharaan, di kabin atau di bagasi, yang turut serta dengan Penumpang yang baik merupakan pemiliknya ataupun seseorang yang memegang tanggung jawab atas nama si pemilik selama perjalanan.

IATA (International Air Transport Association atau Asosiasi Angkutan Udara Internasional)
artinya Asosiasi Angkutan Udara Internasional, didirikan pada bulan April 1945 di Montreal, yang tujuannya adalah untuk mendorong perkembangan angkutan udara yang aman, reguler dan ekonomis dan mempromosikan pelayanan udara serta mempelajari kendala-kendala yang berkaitan dengannya.

Jadwal atau Penunjuk Jadwal
artinya daftar waktu keberangkatan dan kedatangan penerbangan, sebagaimana yang terlihat di pedoman jadwal yang diterbitkan oleh Pengangkut, atau di bawah wewenangnya, dan diinformasikan kepada publik melalui alat elektronik.

Kejadian Luar Biasa artinya keadaan luar biasa yang tidak dapat dihindari meskipun telah dilakukan semua pengawasan dan perhatian terkait yang rasional.

Kelonggaran Bagasi artinya jumlah Bagasi maksimal (dalam bentuk jumlah dan/atau berat dan/atau ukuran), jika ada, yang ditentukan oleh Pengangkut dan yang boleh atau tidak dibawa oleh Penumpang sebagai imbalan atas pembayaran, bergantung pada persyaratan tarif.

Kerugian mencakup kematian, luka pada Penumpang, penundaan, kehilangan, kehilangan sebagian, atau hal lain apapun sebagai akibat dari atau berhubungan dengan Pengangkutan Udara atau layanan lain yang dilakukan oleh Pengangkut secara kebetulan terhadap kerugian itu.

KLM artinya perusahaan perseroan terbatas Koninklijke Luchtvaart Maatschappij N.V., berbentuk badan hukum di bawah peraturan Belanda, memiliki kedudukan hukum dan kantor yang terdaftar resmi di (1182 GP) Amstelveen, Belanda di Amsterdamseweg 55, terdaftar resmi di bawah nomor 33014286 dalam tanda daftar usaha kamar dagang dan industri, Amsterdam, Belanda.

Kode Penanda artinya kode yang dikeluarkan oleh IATA, yang mengidentifikasi setiap pengangkut dengan menggunakan dua atau lebih karakter huruf, angka atau alfanumerik dan yang tertera di antara keterangan lainnya di Tiket.

Kontrak Pengangkutan artinya pernyataan dan ketentuan yang tertera di Tiket, dan diidentifikasi demikian adanya, dan menggabungkan Persyaratan Umum Pengangkutan di samping semua pemberitahuan kepada Penumpang.

Konvensiartinya, sebagaimana berlaku:
(a) Konvensi Penyatuan Aturan Tertentu (Convention for the Unification of Certain Rules) di Warsawa, 12 Oktober 1929.
(b) Protokol Den Haag 28 September 1955, yang mengamandemen Konvensi Warsawa.
(c) Konvensi Tambahan Guadalajara 18 September 1961.
(d) Protokol Montreal 1, 2 dan 4 (1975), yang mengamandemen Konvensi Warsawa.
(e) Gabungan semua Konvensi dan Protokol yang disebutkan di atas.
(f) Konvensi Penyatuan Aturan Tertentu Mengenai Pengangkutan Internasional melalui Udara (Convention for the Unification of Certain Rules for International Carriage by Air), ditandatangani di Montreal pada tanggal 28 Mei 1999.

Kupon
artinya Kupon Penerbangan dalam bentuk kertas atau Kupon Elektronik, yang masing-masing berisi nama Penumpang yang akan naik ke penerbangan seperti disebutkan di Kupon. 

Kupon Elektronik artinya Kupon Penerbangan elektronik atau dokumen lainnya yang memiliki nilai yang sama, yang disimpan dalam format digital di sistem reservasi terkomputerisasi milik Pengangkut.

Kupon Penerbangan
artinya bagian dari Tiket yang dianggap telah "valid untuk pengangkutan" atau, untuk Tiket Elektronik, Kupon Elektronik yang memperlihatkan tempat-tempat spesifik ke mana Penumpang harus diangkut.

Kupon Penumpang
artinya bagian Tiket, yang dikeluarkan oleh Pengangkut atau atas nama Pengangkut, dengan identifikasi yang jelas dan harus dipegang oleh Penumpang.

Label Bagasi artinya bagian dari Formulir Identifikasi yang dilekatkan ke Bagasi Check In.

Memo Perjalanan (atau Rencana Perjalanan dan Tanda Terima) artinya satu atau lebih dokumen yang dikeluarkan Pengangkut kepada Penumpang, yang menegaskan penerbitan Tiket Elektronik yang memuat nama penumpang tersebut, informasi tentang penerbangan, dan semua pemberitahuan bagi para Penumpang.

Pajak artinya ongkos, pajak, dan biaya yang dibebankan oleh pemerintah, operator bandara, atau pihak berwenang lainnya seperti dijelaskan dalam Pasal 4 di bawah.

Paket Perjalanan sama artinya dengan “Paket” seperti disebutkan dalam Council Directive 90/134/EE tanggal 13 Juni 1990 mengenai paket perjalanan, paket liburan, dan paket tur.

Pasal
artinya pasal dari Ketentuan Umum Pengangkutan ini. 

Pencarteran
artinya pengoperasian di mana pengangkut yang memiliki Kontrak Pengangkutan dengan Penumpang (“Pengangkut Kontraktual”) mensubkontrakkan ke pengangkut lain (“Pengangkut Aktual”) tanggung jawab untuk menjalankan semua atau sebagian Pengangkutan Udara. Ini juga berarti pengoperasian di mana pihak lain manapun yang telah menjalin kontrak dengan Penumpang (sebagai contoh penyelenggara tur) memercayai Pengangkut tersebut melakukan semua atau sebagian Pengangkutan Udara yang berhubungan dengan paket perjalanan, paket liburan dan paket tur, termasuk yang sesuai dengan Petunjuk EC 90/314. “Pengangkut Kontraktual” tersebut dalam hal ini adalah pencarter atau penyelenggara tur yang bertindak sebagai penanggung jawab untuk mengadakan perjanjian pengangkutan dengan Penumpang atau orang lain.

Penerbangan Code Share
artinya penerbangan yang dioperasikan oleh Pengangkut Udara yang dapat berupa Pengangkut yang telah menjalin Kontrak Pengangkutan dengan Penumpang (Pengangkut Kontrak atau Pengangkut Kontraktual) atau pengangkut lain yang mengoperasikan penerbangan (Pengangkut Aktual) yang dengannya Pengangkut Kontrak telah memberi Kode Penandanya.

Penerbangan Dalam Negeri atau Penerbangan Domestik
artinya setiap penerbangan yang Tempat Keberangkatan dan Tempat Tujuannya berada dalam Negara yang sama, dalam kontinuitas teritorial.

Penerbangan Internasional
artinya, sebagaimana didefinisikan oleh Konvensi, setiap penerbangan yang mana Tempat Keberangkatan dan Tempat Tujuannya dan, kemungkinan, Persinggahannya, berada dalam wilayah dari setidaknya dua Negara, yang merupakan para pihak dari Konvensi, sekalipun Tempat Pemberhentian yang Disetujui atau pergantian pesawat, atau berada dalam sebuah Negara tunggal jika Persinggahan dijadwalkan di Negara lain terlepas dari Negara lain yang dimaksud adalah pihak dalam Konvensi atau bukan.

Pengangkut Aktual (atau Pengangkut Operasional)
artinya pengangkut yang secara aktual mengoperasikan penerbangan.

Pengangkut
artinya KLM dan/atau pengangkut lainnya, yang untuknya Kode Penanda tercantum pada Tiket atau pada Tiket Gabungan.

Pengangkut Kontrak atau Pengangkut Kontraktual
artinya Pengangkut yang menjalin Kontrak Pengangkutan dengan Penumpang, dengan Kode Penanda tertera di Tiket.

Pengangkutan Udara (atau Perjalanan Udara)
artinya pengangkutan Penumpang dan Bagasinya di pesawat.

Penolakan Naik Pesawat
artinya penolakan terhadap Penumpang untuk naik ke pesawat meskipun yang bersangkutan melaporkan dirinya sebelum naik ke pesawat sesuai dengan pasal 3 ayat 2 Regulasi Uni Eropa 261/2004, tanpa memperhatikan bahwa penolakan tersebut didasarkan pada alasan kuat seperti masalah kesehatan, keselamatan atau keamanan, atau dokumen perjalanan yang tidak lengkap.

Penumpang
artinya setiap individu, kecuali anggota awak pesawat, yang diangkut atau akan diangkut dan yang memiliki Tiket.

Penumpang dengan Keterbatasan Gerak
artinya setiap individu yang memiliki gerak yang terbatas ketika menggunakan angkutan yang disebabkan oleh cacat fisik apapun (yang berhubungan dengan indera atau kebebasan bergerak, baik permanen maupun sementara), cacat atau gangguan intelektual, atau penyebab cacat lainnya, atau umur, dan yang situasinya membutuhkan perhatian yang tepat dan penyesuaian akan kebutuhannya untuk memperoleh layanan yang tersedia bagi semua Penumpang.

Penunjuk Jadwal (lihat Jadwal)


Perjanjian Internasional (IIA dan MIA) Asosiasi Angkutan Udara Internasional (IATA) artinya perjanjian antar-pengangkut tentang pertanggungan angkutan udara, ditandatangani pada tanggal 31 Oktober 1995 di Kuala Lumpur (IIA) dan pada tanggal 3 April 1996 di Montreal (MIA), yang berlaku kepada semua pengangkut yang telah menjadi anggota Asosiasi Angkutan Udara Internasional (lihat IATA) sejak tanggal 1 April 1997, dan yang termasuk dalam ruang lingkup hukum sumber-sumber peraturan internasional tentang pertanggungan pengangkut yang dirujuk di bawah ayat (a) hingga (d) pada bagian "Konvensi" sebagaimana dijabarkan di bawah.

Pernyataan Kepentingan Khusus
artinya penyataan yang dibuat oleh Penumpang ketika menyerahkan Bagasi yang akan di-check-in, yang menyebutkan nilai yang lebih tinggi dari yang ditetapkan sebagai batas pertanggungan oleh Konvensi, terhadap pembayaran biaya ekstra.

Persinggahan
artinya titik, yang tidak termasuk Tempat Keberangkatan dan Tempat Tujuan, yang tertera pada Tiket atau dinyatakan dalam Jadwal sebagai persinggahan yang direncanakan pada rencana perjalanan Penumpang.

Persyaratan Umum Pengangkutan
artinya Persyaratan Umum Pengangkutan ini.

Rencana Ketakterdugaan atas Penundaan Panjang (Lengthy Tarmac Delays atau LTD)
artinya rencana ketakterdugaan yang digunakan oleh Pengangkut sebagai antisipasi jika terjadi penundaan pesawat di landasan pacu bandara dalam wilayah A.S., seperti yang dijelaskan oleh Departemen Transportasi (DOT) Amerika Serikat.

Rencana Perjalanan dan Tanda Terima (lihat Memo Perjalanan)


Reservasi
artinya segala permintaan pengangkutan oleh Penumpang yang terekam oleh Pengangkut atau Agen Resminya.

Situs Web KLM
artinya situs web www.klm.com

Tanda Bagasi
artinya bagian dari Formulir Identifikasi yang diterbitkan oleh Pengangkut kepada Penumpang terkait dengan pengangkutan Bagasi Check In.

Tarif
artinya tarif, beban biaya, retribusi, ongkos atas perjalanan yang dibebankan kepada Penumpang, untuk kelas reservasi dan rute tertentu, serta, jika sesuai, penerbangan dan tanggal berikut persyaratan tarif yang sesuai dengannya.

Tarif Termasuk Pajak
artinya Tarif Bersih ditambah dengan Pajak.

Tarif Tidak Termasuk Pajak
artinya Tarif yang dibebankan kepada Penumpang, belum mencakup Pajak dan Biaya Penerbitan.

Tempat Keberangkatan
artinya tempat keberangkatan sesuai yang tertera di Tiket (misalnya bandara, stasiun KA, atau tempat keberangkatan lain yang tertera di Tiket).

Tempat Pemberhentian yang Disetujui
artinya pemberhentian yang dijadwalkan oleh Pengangkut yang berlokasi di antara Tempat Keberangkatan dan Tempat Tujuan seperti yang tertera di Jadwal.

Tempat Tujuan
artinya tempat tujuan sesuai yang tertera di Tiket (misalnya bandara, stasiun KA, atau tempat tujuan lain yang tertera di Tiket).  

Tiket
artinya dokumen yang dapat dilengkapi dengan Tanda Bagasi atau Formulir Identifikasi untuk Bagasi Check In, atau dengan sarana padanannya dalam bentuk formulir yang tidak berwujud, termasuk elektronik, yang dikeluarkan atau disahkan oleh Pengangkut atau Agen Resminya. Tiket membuktikan Kontrak Pengangkutan, termasuk Kupon Penerbangan, Kupon Penumpang, pemberitahuan kepada para penumpang dan mencakup Persyaratan Umum Pengangkutan ini.

Tiket Carteran
artinya tiket, dalam bentuk elektronik atau lainnya, yang dikeluarkan sesuai dengan Kontrak Carteran.

Tiket Elektronik
artinya Tiket yang disimpan oleh Pengangkut atau atas permintaan oleh sistem Reservasi terkomputerisasi dan yang dibuktikan oleh Memo Perjalanan (juga disebut Rencana Perjalanan atau Tanda Terima), Kupon Penerbangan elektronik atau dokumen lainnya yang memiliki nilai sama, yang dikeluarkan oleh Pengangkut atas namanya.

Tiket Gabungan
artinya penerbitan Tiket yang dirasa perlu karena banyaknya jumlah Kupon untuk Tiket utama.

PASAL 2: RUANG LINGKUP PENERAPAN

2.1  Ketentuan Umum
(a) Kecuali yang tertuang di Pasal 2.2 dan Pasal 2.4 di bawah, Persyaratan Umum Pengangkutan berlaku untuk semua penerbangan, atau bagian penerbangan, di mana Kode Penanda KLM (“KL”) tercantum di Tiket atau Kupon terkait.
(b) Persyaratan Umum Pengangkutan ini juga berlaku untuk pengangkutan secara cuma-cuma atau dengan tarif rendah, kecuali disampaikan berbeda dalam Kontrak Pengangkutan atau dokumen kontraktual lainnya yang menghubungkan KLM dengan Penumpangnya.
(c) Semua Pengangkutan terikat kepada Persyaratan Umum Pengangkutan ini menurut regulasi tarif Pengangkut yang berlaku pada saat Reservasi Penumpang.
(d) Persyaratan Umum Pengangkutan ini disusun sesuai dengan Konvensi Montreal 28 Mei 1999 dan peraturan Eropa yang berlaku.
(e) Persyaratan Umum Pengangkutan ini berasal dari KLM dan Agen Resminya, serta dapat diakses di Situs Web KLM. 

2.2  Carteran dan Code Share 
(a) Penerbangan tertentu yang disediakan oleh Pengangkut patuh terhadap Perjanjian Carteran atau Code Share.
(b) Penumpang diberi tahu mengenai identitas Pengangkut Aktual pada waktu Kontrak Pengangkutan disepakati. Setelah kesepakatan ini, Pengangkut selain yang disebutkan dalam Tiket dapat mengoperasikan Pengangkutan Udara dimaksud dan Penumpang harus diberi tahu mengenai identitas Pengangkut Aktual, setelah diketahui. Dalam semua kasus, Penumpang harus diberi tahu, selambat-lambatnya saat check in, atau sebelum check in, sebelum naik pesawat, sesuai dengan peraturan yang berlaku. 

2.3  Rencana Ketakterdugaan atas Penundaan Panjang (Lengthy Tarmac Delays atau LTD) Rencana Ketakterdugaan atas penundaan panjang yang berlaku di Amerika Serikat adalah penundaan Pengangkut yang secara aktual mengoperasikan penerbangan (Pengangkut Aktual).

2.4 2.4 Dominasi Peraturan
Persyaratan Umum Pengangkutan ini berlaku sejauh mana tidak bertentangan dengan Konvensi, Regulasi, undang-undang dan ketentuan regulasi yang berlaku atau peraturan yang mengatur ketertiban umum yang menurut hukum atau peraturan wajib berlaku. Ketidakabsahan dari satu ketentuan atau lebih pada Persyaratan Umum Pengangkutan ini tidak akan mempunyai pengaruh apapun dengan keabsahan ketentuan lainnya, kecuali jika Kontrak Pengangkutan tidak dapat terus diberlakukan tanpa adanya ketentuan yang telah dinyatakan tidak sah atau tidak efektif tersebut. 

PASAL 3: TIKET

3.1  Ketentuan Umum
(a) Sejauh mana tidak ada bukti bertentangan, Tiket membuktikan keberadaan, penyelesaian, dan isi Kontrak Pengangkutan antara Pengangkut dan Penumpang yang namanya tertera pada Tiket.
(b) Jasa Pengangkutan hanya disediakan bagi Penumpang yang namanya tercantum di Tiket. Pengangkut berhak untuk memeriksa dokumen identitas Penumpang. Oleh karena itu, Penumpang harus dapat memberikan bukti identitas mereka, termasuk identitas siapa yang berada di bawah tanggung jawabnya, kapan pun selama perjalanan.
(c) Tiket tidak boleh dipindahtangankan, harus sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku, khususnya terkait dengan Paket Perjalanan. Jika seseorang selain yang namanya tercantum di Tiket memperlihatkan Tiket untuk Pengangkutan atau tujuan pengembalian uang, dan Pengangkut bertindak dengan niat baik mengangkut atau mengembalikan uang kepada orang yang memperlihatkan Tiket tersebut dan dipastikan setelahnya bahwa orang itu bukanlah Penumpang yang namanya tercantum pada Tiket tersebut, Pengangkut tidak berkewajiban mengangkut Penumpang atau mengembalikan uang Penumpang tersebut, dan Pengangkut tidak memiliki kewajiban atau tanggung jawab apapun terhadap Penumpang tersebut.
(d) Tiket-tiket tertentu yang dijual dengan Tarif tertentu, sebagian saja maupun seluruhnya, tidak dapat dikembalikan (non-refundable) dan/atau tidak dapat ditukar. Saat melakukan Reservasi, Penumpang berkewajiban menanyakan persyaratan yang berlaku bagi penggunaan Tarif tersebut, dan jika perlu, untuk mengambil asuransi yang sesuai untuk melindungi risiko yang terkait dengan hal ini.
(e) Karena Tiket terikat pada persyaratan resmi wajib, Tiket dalam segala situasi tetap merupakan milik Pengangkut yang mengeluarkannya.
(f) Kecuali pada Tiket Elektronik, para penumpang hanya akan diangkut jika mereka dapat memperlihatkan Tiket yang berlaku yang berisi Kupon yang terkait dengan penerbangan yang bersangkutan dan semua kupon lainnya yang belum digunakan, di samping Kupon untuk Penumpang. Selain itu, Tiket yang rusak atau telah diubah oleh individu lain selain Pengangkut atau salah satu Agen Resminya tidak akan berlaku untuk Pengangkutan. Untuk Tiket Elektronik, para Penumpang harus menyediakan bukti identitas dan hanya akan diangkut dalam penerbangan jika Tiket Elektronik tersebut telah dikeluarkan atas nama mereka.
(g) Jika terjadi kehilangan atau kerusakan atas sebagian atau seluruh Tiket atau tidak dapat ditunjukkannya Tiket yang berisi Kupon Penumpang dan semua Kupon Penerbangan yang belum terpakai, Pengangkut akan mengganti sebagian atau seluruh Tiket dimaksud sesuai permintaan Penumpang. Penggantian ini akan berbentuk Tiket baru, dengan syarat bahwa ketika permintaan itu diajukan, Pengangkut memiliki bukti bahwa Tiket yang valid telah diterbitkan untuk penerbangan dimaksud. Pengangkut yang menerbitkan ulang Tiket tersebut akan membebankan Biaya Administrasi kepada Penumpang, kecuali jika kehilangan atau kerusakan di atas adalah akibat kelalaian Pengangkut atau Agen Resminya. Jika bukti di atas tidak dapat diberikan oleh Penumpang, yakni bahwa Tiket yang valid telah diterbitkan untuk penerbangan tersebut, Pengangkut yang menerbitkan ulang Tiket dapat mewajibkan Penumpang tersebut untuk membayar Tiket Termasuk Pajak atas Tiket pengganti. Pembayaran akan dikembalikan ketika Pengangkut memiliki bukti bahwa Tiket yang rusak atau hilang tersebut tidak digunakan selama masa berlakunya atau, jika, dalam periode sama yang dimaksud, Penumpang tersebut menemukan Tiket asli dan mengirimkannya kepada Pengangkut, sesuai dengan Biaya Administrasi yang layak sebagaimana disebutkan di atas.
Indien de Passagier niet in staat is bewijs te overleggen dat een geldig Ticket was afgegeven voor de betreffende vlucht(en), kan de Vervoerder die het Ticket opnieuw afgeeft van de Passagier verlangen dat deze het Tarief Inclusief Belasting van het vervangende Ticket betaalt. Dit bedrag wordt gerestitueerd nadat de Vervoerder het bewijs heeft ontvangen dat het verloren geraakte of beschadigde Ticket niet voorafgaand aan de vervaldatum van de geldigheid ervan is gebruikt of indien de Passagier het oorspronkelijke Ticket in de genoemde periode terugvindt en afgeeft aan de Vervoerder, onder aftrek van de hierboven genoemde Administratiekosten.
(h)Penumpang bertanggung jawab untuk mengambil tindakan apapun yang perlu untuk memastikan bahwa Tiket tidak hilang atau dicuri.
(i) Jika Penumpang memanfaatkan pengurangan tarif atau Tarif yang sesuai dengan persyaratan tertentu, Penumpang tersebut harus dapat, senantiasa di sepanjang perjalanan, siap menunjukkan kepada petugas atau agen Pengangkut dengan dokumen-dokumen pendukung yang sesuai yang membenarkan pemberian Tarif spesifik ini dan untuk membuktikan validitasnya. Jika hal ini gagal dijalankan, akan dilakukan penyesuaian ulang terhadap tarif, yang nilainya sama dengan selisih antara Tarif Termasuk Pajak yang awalnya dibayar dan Tarif Termasuk Pajak yang harusnya dibayar Penumpang. Jika tidak, Penumpang tidak akan diizinkan naik ke pesawat.

3.2  Masa Berlaku
(a) Kecuali disampaikan berbeda dalam Tiket atau dalam Persyaratan Umum Pengangkutan ini, dan kecuali Tarif yang memengaruhi masa berlaku Tiket, seperti yang dinyatakan dalam Tiket itu sendiri, sebuah Tiket valid untuk Pengangkutan:

  • selama satu tahun, sejak tanggal dikeluarkannya, atau

  • selama satu tahun, sejak tanggal penggunaan Kupon pertama, selama penggunaan tersebut berlangsung dalam waktu satu tahun dari tanggal dikeluarkannya Tiket.

(b) Jika Penumpang yang memiliki Tiket valid tersebut tidak dapat bepergian selama masa berlaku Tiket semata-mata atas dasar, yaitu ketika Penumpang tersebut meminta Reservasi pada sebuah penerbangan, Pengangkut tidak dapat mengonfirmasi Reservasi yang diminta Penumpang tersebut:

  • validitas Tiket yang dimaksud akan diperpanjang hingga penerbangan pertama yang tersedia,

  • atau Tarif Termasuk Pajak atas Tiket tersebut akan dikembalikan sesuai dengan persyaratan yang dicantumkan dalam Pasal 14 (Pengembalian Uang) di bawah,

  • gaat de Passagier akkoord met een overeenkomstige aanpassing van het tarief; dit ter keuze van de Vervoerder.

  • atau Penumpang akan menerima penyesuaian ulang terhadap tarif tersebut.

(c) Jika, setelah memulai perjalanan, Penumpang dicegah, karena alasan kesehatan, untuk melanjutkan perjalanan selama masa berlaku Tiket, Pengangkut akan memperpanjang masa berlaku Tiket tersebut hingga tanggal ketika Penumpang tersebut kembali siap melakukan perjalanan, atau hingga tanggal penerbangan pertama yang tersedia, disertai penyerahan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa masalah kesehatan membuat Penumpang tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan dan dengan syarat bahwa alasan ini belum diketahui pada saat Reservasi dilakukan. Perpanjangan yang dimaksud hanya dimulai pada saat perjalanan tersebut diinterupsi dan akan berlaku untuk Pengangkutan pada kelas sesuai Tarif yang awalnya dibayarkan. Masa berlaku Tiket tersebut akan diperpanjang selama tidak lebih dari tiga bulan dari tanggal yang tertera di surat keterangan medis yang dikirimkan. Dengan cara serupa, dan bergantung kepada kepatuhan terhadap syarat pembuktian seperti disebutkan di atas, Pengangkut dapat memperpanjang, jika diminta, masa berlaku Tiket anggota keluarga langsung yang mendampingi Penumpang tersebut pada saat masalah kesehatan menyebabkan Penumpang tersebut tidak dapat melanjutkan perjalanan mereka. (d) Dalam hal Penumpang meninggal selama perjalanan, Tiket individu-individu yang mendampingi almarhum Penumpang tersebut atas dasar permintaan tertulis akan diubah, baik dengan melepaskan kewajiban minimum tinggal atau dengan memperpanjang masa berlaku Tiket-Tiket yang dimaksud. Dalam hal anggota keluarga langsung dari seorang Penumpang meninggal di mana perjalanannya telah dimulai, masa berlaku Tiket mereka dan Tiket anggota keluarga langsung yang bepergian bersama mereka akan diubah dengan cara yang sama. Perubahan apapun yang disebutkan di atas hanya dapat dilakukan setelah menerima surat keterangan kematian yang berlaku. Perpanjangan yang disebutkan di atas hanya akan dimulai dari titik terhentinya perjalanan dan sah untuk pengangkutan di kelas Tarif Termasuk Pajak telah dibayar. Perpanjangan apapun tidak dapat lebih dari empat puluh lima (45) hari sejak tanggal kematian.

3.3  Kejadian Luar Biasa di pihak Penumpang

Jika Penumpang memiliki Tiket seperti dijelaskan dalam Pasal 3.1 (d) di atas, yang belum digunakan sebagian atau seluruhnya karena Kejadian Luar Biasa, Pengangkut akan memberi Penumpang tersebut voucher kredit sesuai dengan Tarif Termasuk Pajak atas Tiket mereka yang tidak dapat dikembalikan atau ditukar, yang akan berlaku selama satu tahun, untuk digunakan dalam perjalanan berikutnya pada penerbangan Pengangkut dan sesuai dengan Biaya Administrasi yang berlaku, dengan syarat Penumpang tersebut menginformasikan sesegera mungkin sebelum tanggal penerbangan mengenai alasan Kejadian Luar Biasa tersebut berikut menyertakan buktinya.

3.4  Urutan Penggunaan Kupon Penerbangan
(a) Tarif Termasuk Pajak yang berlaku pada tanggal penerbitan Tiket hanya valid untuk Tiket yang digunakan secara penuh dan dalam urutan Kupon Penerbangan, untuk perjalanan tertentu dan pada tanggal yang sudah ditentukan. Penggunaan yang di luar ketentuan ini akan mengakibatkan perhitungan ulang Tarif sesuai persyaratan yang dijelaskan di bawah.
(b) Tarif, ditetapkan berdasarkan rincian, tanggal penerbangan, dan rute yang disebutkan di Tiket, sesuai dengan Tempat Keberangkatan dan Tempat Tujuan, melalui Persinggahan yang dijadwalkan ketika Tiket dibeli, dan merupakan bagian tak terpisahkan dari Kontrak Pengangkutan. Segala perubahan terhadap hal ini dapat mengakibatkan perubahan Tarif Termasuk Pajak.
(c) Perubahan Tempat Keberangkatan atau Tempat Kedatangan untuk perjalanan Penumpang tersebut (sebagai contoh, jika Penumpang tersebut tidak menggunakan Kupon pertama atau tidak menggunakan seluruh Kupon atau jika Kupon tidak digunakan sesuai urutan penerbitannya) akan menyebabkan perubahan Tarif Termasuk Pajak yang awalnya dibayar oleh Penumpang. Banyak Tarif Termasuk Pajak hanya berlaku pada tanggal dan untuk penerbangan yang disebutkan dalam Tiket. Jika terjadi perubahan sebagaimana dimaksud di atas, Tarif akan dihitung ulang dan akibatnya Penumpang dapat diwajibkan membayar Tarif tambahan [atau agar berhak meminta pengembalian uang] yang nilainya sama dengan selisih antara Tarif Termasuk Pajak yang awalnya dibayar dan Tarif Termasuk Pajak yang harus dibayar Penumpang ketika Tiket diterbitkan untuk perjalanan yang akhirnya dilakukan oleh Penumpang. Selain itu, jika terjadi perubahan seperti disebutkan di atas, Biaya Administrasi akan diberlakukan jika sesuai. Ketika hal itu terjadi, Penumpang akan diberi tahu mengenai hal ini ketika perubahan tersebut diminta.
(d) Jika Penumpang tidak menggunakan semua Kupon Penerbangan mereka dan secara dini menghentikan perjalanannya, Penumpang akan diwajibkan membayar jumlah tetap, agar dapat mengambil Bagasi Check In mereka. 

3.5  Permintaan Perubahan oleh Penumpang
Perubahan yang ingin dilakukan Penumpang harus patuh terhadap persyaratan tarif yang tertera di Tarif dan terhadap pembayaran Biaya Administrasi sebagaimana berlaku.

3.6  Identifikasi Pengangkut
Identifikasi Pengangkut dapat terlihat sebagai singkatan di Tiket yang menggunakan Kode Penanda (sebagaimana disebutkan di Pasal 1). Alamat Pengangkut dianggap berada di salah satu kantor resminya atau kantor pusatnya.

PASAL 4: TARIF, PAJAK, BIAYA DAN BIAYA TAMBAHAN

4.1  Tarif
Kecuali bila ditentukan lain, Tarif Tiket berlaku hanya untuk Pengangkutan dari bandara di Tempat Keberangkatan ke bandara di Tempat Tujuan. Tarif tidak mencakup angkutan darat antar bandara atau antara bandara dan terminal kota. Tarif akan dihitung sesuai dengan Tarif yang berlaku pada tanggal pembelian Tiket, untuk perjalanan yang dijadwalkan pada tanggal tersebut dan untuk rencana perjalanan yang tertera pada Tiket yang dimaksud. Perubahan rencana perjalanan atau tanggal perjalanan dapat berdampak pada Tarif yang berlaku. Tarif yang berlaku adalah Tarif yang diterbitkan oleh Pengangkut atau dihitung sehingga, sesuai dengan persyaratan tarif yang berlaku untuk penerbangan yang tertera dari Tempat Keberangkatan ke Tempat Tujuan, untuk kelas pengangkutan yang sesuai, pada tanggal Reservasi Tiket. Ketika melakukan Reservasi, Penumpang akan diberi tahu mengenai Tarif Termasuk Pajak atas Tiket tersebut dan Biaya Penerbitannya berikut keseluruhan Tarif Tiket (mencakup Tarif Termasuk Pajak dan Biaya Penerbitan).   
 
4.2  Pajak, Biaya, dan Biaya Tambahan
Semua pajak, biaya, atau biaya tambahan yang diberlakukan oleh pemerintah, oleh otoritas lain manapun atau oleh pengelola bandara akan dibayar oleh Penumpang. Sebatas dimungkinkan saat melakukan Reservasi Tiketnya, Penumpang akan diberikan informasi mengenai biaya, pajak, atau biaya tambahan yang dimaksud, yang akan dibebankan di luar Tarif Tidak Termasuk Pajak dan, biasanya, akan tertera secara terpisah pada Tiket. Biaya, pajak, atau biaya tambahan ini dapat dibuat atau dinaikkan oleh pemerintah, otoritas lain, atau oleh operator bandara, setelah tanggal Reservasi Tiket. Jika demikian, Penumpang harus membayar jumlah yang ditagihkan. Sebaliknya, jika biaya, pajak, atau biaya tambahan tersebut diturunkan atau dihapuskan, Penumpang dapat memperoleh uang kembali sebesar jumlah yang diturunkan atau dihapuskan tersebut.

4.3  Biaya Penerbitan yang Dibebankan oleh Pengangkut

Penumpang dapat dikenai Biaya Penerbitan berkaitan dengan penerbitan suatu Tiket. Biaya Penerbitan berbeda-beda bergantung pada jenis perjalanan, Tarif, dan saluran distribusi Tiket. Biaya Penerbitan ini ditambahkan ke Tarif Termasuk Pajak. Biaya Penerbitan yang dibebankan oleh Pengangkut, jika sesuai, bersifat tidak dapat diuangkan, kecuali jika Tiket dibatalkan akibat kesalahan di pihak Pengangkut. Penumpang akan diberi tahu mengenai jumlah Biaya Penerbitan yang akan dibebankan oleh Pengangkut sebelum penyelesaian Reservasi. Biaya Penerbitan yang dibebankan oleh KLM, jika ada, tersedia dari Pengangkut dan di Situs Web KLM.

4.4  Mata Uang Pembayaran
Tarif Tidak Termasuk Pajak, Pajak, Biaya Penerbitan, dan Biaya Administrasi dapat dibayarkan dalam mata uang negara tempat Tiket dibeli, kecuali jika mata uang lain ditetapkan oleh Pengangkut atau Agen Resminya ketika Tiket tersebut dibeli atau sebelumnya (sebagai contoh, karena tidak dapat dikonversi ke mata uang setempat). Selain itu, Pengangkut dapat, sesuai kebijaksanaannya, menerima pembayaran dalam mata uang lainnya.

PASAL 5: RESERVASI

5.1  Ketentuan Umum
Reservasi hanya akan dikonfirmasi jika Reservasi tersebut tercatat di sistem reservasi terkomputerisasi milik Pengangkut. Apabila diminta oleh Penumpang, Pengangkut akan menyediakan konfirmasi Reservasi.

5.2  Persyaratan Reservasi
Tarif tertentu bergantung pada persyaratan yang membatasi atau meniadakan kemungkinan untuk mengubah atau membatalkan Reservasi. Jika Penumpang belum melakukan pembayaran tiket dalam jumlah seluruhnya sebelum batas waktu yang ditetapkan dan yang diberitahukan oleh Pengangkut atau Agen resminya, Pengangkut berhak untuk membatalkan Reservasi tanpa pemberitahuan dan memberikan tempat duduk tersebut kepada Penumpang lainnya, tanpa memiliki kewajiban lebih lanjut terhadap Penumpang bersangkutan yang belum membayar berikut segala tanggung jawab yang ada di pihak Pengangkut..  

5.3  Alokasi Tempat Duduk
Pengangkut akan berupaya sebaik mungkin untuk memenuhi permintaan alokasi tempat duduk tetapi tidak dapat menjamin alokasi tempat duduk tersebut, meskipun Reservasi telah mengonfirmasi tempat duduk yang dimaksud. Pengangkut memiliki hak untuk mengubah alokasi tempat duduk kapan pun, termasuk setelah naik pesawat, untuk alasan pengoperasian, keamanan atau keselamatan, atau karena alasan Kejadian Luar Biasa.

5.4  Layanan di dalam Pesawat
Pengangkut akan melakukan upaya yang rasional untuk memenuhi kebutuhan Penumpang sehubungan dengan layanan yang diberikan dalam pesawat, khususnya minuman, hidangan khusus, film, tempat duduk, dll. Namun, Pengangkut tidak dapat menerima tanggung jawab apabila kebutuhan terkait dengan pengoperasian, keselamatan dan keamanan atau alasan di luar kendali Pengangkut yang tidak memungkinkan untuk menyediakan layanan yang seperti yang diharapkan, bahkan jika layanan tersebut telah dikonfirmasi pada saat Reservasi.

5.5  Jenis Pesawat
Jenis pesawat yang diberitahukan kepada Penumpang pada waktu Reservasi Tiket atau setelahnya hanya bersifat informasi. Kewajiban terkait keselamatan dan keamanan, alasan-alasan di luar kendali Pengangkut atau batasan operasional dapat menyebabkan Pengangkut mengubah jenis pesawat tanpa tanggung jawab apapun di pihaknya.


Artikel 6 -10
Artikel 11 - 15   
Artikel 16 - 20  

Kembali ke atas
  • www.airfrance.com
  • www.skyteam.com